Semakin banyak keluargakeluarga Indonesia yang ingin mengelola keuangan mereka dengan lebih baik. Tentu saja ini pertanda baik. Gaya hidup kita sangat berbeda dengan generasi sebelum kita. Maka sudah waktunya kita pun mengubah cara kita mengelola uang. Rencana Keuangan adalah sebuah ’peta’ tentang bagaimana uang kita harus bergerak. Uang adalah alat
pembayaran yang sah, sehingga pada hakikatnya uang tak boleh ditimbun begitu saja. Uang hasil kerja keras yang kita miliki harus memberikan manfaat yang maksimal pada kehidupan keluarga kita.
Ada tiga hal yang perlu Anda perhatikan saat membuat sebuah Rencana Keuangan, yaitu Kondisi Awal, Tujuan Finansial, dan Cara Mencapai Tujuan Finansial.
Kondisi Awal
Dalam sebuah Rencana Keuangan, sebelum memetakan uang dalam program investasi, Anda harus mengetahui dulu Kondisi Awal Keuangan Anda. Oleh karena itu, Anda perlu menggunakan dua dokumen penting: Laporan Neraca dan Laporan Arus Kas.
Mungkin selama ini Anda sudah tahu harta apa saja beserta dengan utang yang yang Anda
miliki. Laporan Neraca inilah yang dapat merangkum harta dan utang Anda dalam satu dokumen. Selisih dari harta dan utang ini merupakan kekayaan bersih yang Anda miliki. Sementara itu Anda dapat memeriksa ke mana saja perginya pengeluaran Anda dengan menggunakan Laporan Arus Kas. Bagilah pengeluaran bulanan Anda menjadi empat kategori besar: Investasi Reguler, Cicilan Utang, Rutin Rumah Tangga, dan Jangan lupa Anda juga perlu memeriksa ke mana saja perginya pengeluaran tahunan Anda.
Hasil pemeriksaan dengan Laporan Neraca dan Laporan Arus Kas inilah yang menentukan kesehatan Kondisi Awal Keuangan Anda. Nantinya, Anda perlu mengumpulkan Sisa Penghasilan Bulanan dan Sisa Penghasilan Tahunan untuk dapat dialokasikan mencapai Tujuan-Tujuan Finansial Anda.
Tujuan Finansial
Pernahkah Anda memikirkan mimpi-mimpi yang belum tercapai? Sekarang waktunya mewujudkan mimpi-mimpi itu.
Jangan hanya sekadar memimpikannya, tuliskan menjadi Tujuan Finansial. Tujuan Finansial ini harus memuat besarnya biaya yang Anda butuhkan sekarang. Inilah yang disebut Nilai Saat Ini atau Present Value. Anda juga perlu membuat perkiraan jangka waktu untuk mencapai tujuan tersebut. Setelah itu Anda perlu menghitung Nilai Masa Depan atau Future Value dari Tujuan Finansial tersebut.
Anda dapat menggunakan kalkulator Tujuan untuk menghitung besarnya Nilai Masa Depan ini secara gratis di www.tujuanloapa.com.
Cara Mencapai Tujuan Finansial
Sekarang waktunya memikirkan Cara Mencapai Tujuan Finansial. Anda perlu memperhatikan prinsip dasar investasi sebagai berikut:
Semakin pendek jangka waktu,
semakin rendah toleransi risiko yang dapat diambil.
Semakin panjang jangka waktu, semakin tinggi toleransi risiko yang dapat diambil.
Karena itu Anda perlu memastikan semua Tujuan Finansial jangka pendek di bawah lima tahun sudah tercapai dan berada pada produk dengan risiko dan hasil investasi yang rendah. Misalnya begini, Anda memiliki anak berusia 4 tahun. Maka Uang Pangkal SD untuk anak Anda sebesar Nilai Masa Depan untuk 2 tahun lagi, harus sudah siap dari sekarang. Dana Pendidikan ini sebaiknya disimpan dalam produk dengan risiko dan hasil investasi yang rendah seperti Tabungan, Deposito, atau Reksadana Pasar Uang.
Sementara itu jika Anda perlu mencapai Tujuan Finansial jangka panjang di atas 10 tahun, secara matematis Anda perlu menabung dalam jumlah sangat besar. Karena itu Anda perlu berinvestasi menggunakan produk dengan risiko tinggi dan hasil investasi yang tinggi pula.
Harapan saya, Anda dapat segera membuat Rencana Keuangan untuk keluarga Anda. Jika Anda belum bersedia menggunakan jasa profesional perencana keuangan – jangan urungkan niat membuat Rencana Keuangan tersebut. Anda tetap dapat memulai dengan membuat Rencana Keuangan sendiri. Anda hanya perlu memperhatikan ketiga hal penting di atas. Membuat Rencana Keuangan itu mudah, hasilnya pun sangat bermanfaat. Selamat Mencoba! You Are Responsible For Your Own Finances. « []
Oleh Ligwina Poerwo-Hananto CFP, Independen Financial Planner Quantum Magna Financial
susah praktekinnya ya…
Memang susah .. tetapi mari kita coba untuk berdisiplin serta komit dengan tujuan kita.
Cukup menantang,,,krn sy sdh berusaha mulai 10 thn yg lalu…
motivasi yg bagus
patut sgra dpraktekkan
dmi kemakmuran
alhamdulillah saya pelajari dan dipraktekkan keuangan harian, bulanan, dan tahunan. keuntungan tiap tahun labanya bisa investasi ke usaha lain ..terimakasih