Asosiasi Warung Internet Indonesia [AWARI], merupakan sebuah kelompok yang didirikan tahun 2007 oleh beberapa pengusaha dan pengelola warung internet [warnet] di Indonesia dengan harapan dapat berkumpul untuk menyuarakan kepentingan para pengusaha warnet di Indonesia. Sejalan dengan berlalunya waktu, anggota AWARI kian bertambah hingga kini mencapai angka 800 anggota di hampir semua wilayah di Indonesia.
Walaupun internet merupakan sarana untuk mencari informasi, namun internet juga memiliki sisi negatif yang sulit dihilangkan, seperti pornografi, penipuan, judi, dan sebagainya. “Kami dari AWARI ingin mengubah citra warnet, karena warnet kemudian sering diidentikkan dengan hal-hal seperti itu!” jelas Irwin Day, Ketua Umum AWARI. “Sebagai pengelola warnet, kami yang berhadapan langsung paling depan dengan penggunanya. Karenanya kami juga harus lebih peduli dengan apa yang diakses orang dari warnet. Apalagi jika yang mengakses itu anak-anak yang tentu akan berakibat buruk pada mereka,” tambahnya.
Berbekal kepedulian itu, mulailah mereka menyosialisasikan warnet sehat pada seluruh anggota AWARI lewat milis, rapat kerja nasional yang diadakan setahun sekali, atau road show ke daerah-daerah. Namun rupanya hal ini tidak cukup efektif. Para pengelola warung internet membutuhkan alat yang dapat membantu mereka untuk menghambat pornografi di warnetnya, karena tidak semua pengelola dapat mengaksesnya dari berbagai web yang tersedia di dunia maya. Akhirnya, lewat diskusi yang panjang, mereka sepakat untuk membuat Proyek Nawala.
Nawala yang artinya berita, merupakan proyek AWARI untuk membuat sebuah alat yang bernama DNS Nawala. Program ini dengan mudah diakses untuk tujuan menghambat situs-situs porno di internet. Selain itu DNS Nawala juga memfilter penipuan, judi, dan malware [situs berisi virus yang bisa menginfeksi komputer]. DNS Nawala telah mereka buat dan formulasikan sejak dua tahun lalu, dan terus menerus diperbaiki hingga kini. 
Baru-baru ini AWARI berhasil menggandeng TELKOM untuk menyosialisasikan program ini seluas-luasnya. Mereka berencana meluncurkan DNS Nawala pada pertengahan bulan November ini yang dalam penggunaannya tak hanya ditujukan bagi para pemilik dan pengelola warnet. Namun juga berbagai instansi, sekolah-sekolah, maupun perorangan. Semua orang dapat mengaksesnya secara gratis dan dengan mudah untuk dapat membentengi akses internetnya pada hal-hal negatif seperti di atas.
Meski demikian Irwin mengatakan bahwa mereka masih terus menerus memperbaiki DNS Nawala ini, sehingga membutuhkan banyak saran dan masukan dari masyarakat pengguna internet. Dengan cara ini, tujuan utama AWARI untuk menghindarkan pengguna internet, terutama anak-anak, terpapar hal-hal yang tidak diinginkan lewat akses internet dapat dilaksanakan. « [esthi] – foto: dok pribadi

Box
DNS Nawala dapat diakses di: www.nawala.org
Laman AWARI: www.awari.or.id