Bahlul dan Seorang yang Rakus
By hagi
Posted in Kisah Harian on 10 March 2010
Stats: 250 views and No Comments

Dalam sebuah pesta, Bahlul bertemu dengan seorang yang rakus. Ketika sang tuan rumah mengumumkan agar tamunya dipersilakan mencicipi hidangan pesta, si rakus dengan lahapnya menyantap seluruh jenis hidangan pesta. Ketika perutnya sudah kenyang, ia lalu mengisi semua kantong pakaiannya dengan makanan. Bahlul pun menghampiri si rakus ini dengan membawa segelas air. Lalu Bahlul mengisi kantong [...]

Sampah dan Hakim
By hagi
Posted in Kisah Harian on 11 February 2010
Stats: 284 views and No Comments

Seorang polisi menyeret dua orang ke muka pengadilan. Di depan hakim, sang polisi membeberkan kasusnya. Suatu hari ia menemukan sampah tergeletak di antara rumah kedua orang itu. Ia lalu meminta keduanya untuk membuang sampah itu. Akan tetapi, masing-masing menolak sambil berkata bahwa ini adalah tanggungjawab yang lain. Pada saat yang bersamaan, Bahlul sedang berada di [...]

Bahlul dan Pukulan
By hagi
Posted in Kisah Harian on 10 February 2010
Stats: 661 views and No Comments

Alkisah seorang lelaki memukul kuduk Bahlul di muka umum sembari mencaci makinya. Bahlul lalu menangkap orang yang berbuat kasar tersebut dan menyeretnya ke muka hakim. Orang yang diseret Bahlul kebetulan teman baik pak hakim. Sang hakim memberikan pilihan pada Bahlul apakah ia akan membalas pukulan orang itu dengan memukul kuduknya atau menerima ganti rugi sebanyak [...]

Beban Keledai
By hagi
Posted in Kisah Harian on 8 February 2010
Stats: 289 views and No Comments

Raja, perdana menteri, dan Bahlul suatu hari pergi berburu. Karena hari itu sangat panas dan gampang membuat orang kelelahan, dua orang pengawal membuka jubahnya dan meminta Bahlul memanggulnya. “Hai Bahlul, engkau adalah orang kuat. Beban yang engkau bawa lebih berat dibandingkan dengan barang yang dipikul oleh keledai,” kata Raja. “Tidak Tuanku, di pundakku sudah ada [...]

Pandangan Ganda
By hagi
Posted in Kisah Harian on 7 February 2010
Stats: 730 views and No Comments

Suatu hari Bahlul terkena sakit pandangan ganda. Dengan maksud mengejek, raja menunjuk keledai milik Bahlul dan meminta Bahlul melihat ke arah keledainya. Ketika itu sang raja berkata, “Hai Bahlul, apakah benar ketika engkau melihat suatu benda, ia akan menjadi dua? Jika benar, engkau sekarang menjadi seorang yang kaya. Lihatlah, engkau sekarang memiliki dua ekor keledai!” [...]

Sebuah Nampan untuk Bahlul
By hagi
Posted in Kisah Harian on 4 February 2010
Stats: 160 views and 1 Comment

Suatu ketika Bahlul berpapasan dengan seorang yang menganyam sebuah keranjang. Bahlul memintanya untuk membuatnya sedikit lebih lebar. “Apakah engkau hendak membeli ini, Bahlul?” “Tidak, tetapi mudah-mudahan suatu hari akan ada seseorang yang mengirimkan pemberian di dalamnya,” jawab Bahlul. « []

Kebodohan Ganda
By hagi
Posted in Kisah Harian on 2 February 2010
Stats: 239 views and 2 Comments

Suatu ketika tukang giling melihat Bahlul sedang mengambil gandum milik orang lain dan memasukkannya ke dalam karungnya. “Mengapa engkau berbuat begitu?” tanya tukang giling kepada Bahlul. “Karena aku bodoh,” jawab Bahlul. “Tapi, orang bodoh akan mengambil gandum miliknya untuk dimasukkan ke dalam karung orang lain,” tegas tukang giling. “Oh, kalau begitu, bodoh ganda namanya,” jawab [...]

Bahlul Membuat Perdamaian
By hagi
Posted in Kisah Harian on 1 February 2010
Stats: 185 views and 2 Comments

Alkisah, suatu ketika Bahlul berada di tempat tidurnya pada malam musim dingin dan mendengar suara gaduh di jalanan. Sambil mengenakan selimutnya, ia keluar rumah dan melihat sejumlah orang sedang meributkan sesuatu. Saat Bahlul mendekati untuk melerai mereka, mereka malah merebut selimut Bahlul dan lari tunggang langgang. Ketika Bahlul kembali ke rumahnya, sang istri bertanya: “Apa [...]

Bahlul Berpindah Rumah
By hagi
Posted in Kisah Harian on 31 January 2010
Stats: 277 views and 1 Comment

Suatu ketika rumah Bahlul kemasukan pencuri yang mengambil semua isi rumah dan harta benda miliknya. Bahlul mengikuti jejak si pencuri hingga sampai rumahnya. Ketika si pencuri memasuki rumahnya, Bahlul mengikutinya dari belakang. “Apa yang engkau lakukan di sini?” tanya pencuri. “Aku adalah salah seorang yang engkau ikut pindahkan ke rumah ini, Tuan,” jawab Bahlul. « [...]

Bahlul, “Sang Nabi” Palsu
By hagi
Posted in Kisah Harian on 30 January 2010
Stats: 279 views and 1 Comment

Suatu ketika, Bahlul mengaku bahwa dirinya adalah nabi. Ketika orang-orang memintanya untuk membuktian kenabiannya, Bahlulmenjawab: “Bukti yang paling baik untuk menunjukkan kenabianku adalah pengetahuan mengenai apa yang terbersit dalam hati kalian dan aku mengetahui apa yang ada di hati kalian. Kalian semua pasti mengira bahwa kini aku sedang menipu kalian, bukankah begitu?” « []