<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Alif Magazine &#187; buruk</title>
	<atom:link href="http://www.alifmagz.com/tag/buruk/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.alifmagz.com</link>
	<description>Alhamdullilah It's Friday</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Feb 2012 12:25:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Beberapa Perilaku Buruk si Kecil</title>
		<link>http://www.alifmagz.com/beberapa-perilaku-buruk-si-kecil/</link>
		<comments>http://www.alifmagz.com/beberapa-perilaku-buruk-si-kecil/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Mar 2010 10:34:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hagi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mawaddah]]></category>
		<category><![CDATA[buruk]]></category>
		<category><![CDATA[perilaku]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alifmagz.com/?p=7516</guid>
		<description><![CDATA[Semakin si kecil bertambah usia, semakin mengejutkan perilakunya. Apa yang dapat dilakukan untuk menyikapinya? Nanda terkejut mendengar putrinya yang baru masuk SD berkata kasar padanya. Waktu Nanda meminta sang putri, Vitra, membantu adiknya membersihkan kamar, Vitra berkata, “Maksud loe Ma?!” Walaupun kaget, tapi Nanda menyadari bahwa semua ini merupakan konsekuensi pergaulan Vitra yang semakin luas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img class="alignleft size-full wp-image-7517" style="margin: 5px 7px;" title="mawaddah_perilaku_ed48" src="http://alifmagz.com/wp-content/uploads/2010/03/mawaddah_perilaku_ed48.jpg" alt="mawaddah_perilaku_ed48" width="300" height="224" />Semakin si kecil bertambah usia, semakin mengejutkan perilakunya. Apa yang dapat dilakukan untuk menyikapinya?</strong></p>
<p>Nanda terkejut mendengar putrinya yang baru masuk SD berkata kasar padanya. Waktu Nanda meminta sang putri, Vitra, membantu adiknya membersihkan kamar, Vitra berkata, “Maksud <em>loe </em>Ma?!” Walaupun kaget, tapi Nanda menyadari bahwa semua ini merupakan konsekuensi pergaulan Vitra yang semakin luas di SD. Putrinya tersebut pasti sedang ikut-ikutan cara &#8216;gaul&#8217; teman-temannya di sekolah barunya tersebut. Sayangnya sang putri kali ini salah sasaran!</p>
<p>Semakin lama si kecil makin berkembang dan semakin memperluas pergaulannya seperti Vitra. Tak heran jika mereka pun mulai coba-coba melakukan hal-hal yang buruk. Sebagian memang didapatnya dari meniru perilaku teman-temannya yang lain, namun sebagian lagi bisa saja merupakan ekspresi dari emosi yang dipendamnya karena satu dan lain hal yang terjadi di rumah. Jika ini terjadi, cobalah melakukan introspeksi pada diri sendiri. Bisa saja perilaku si kecil ditirunya mentah-mentah dari Anda, atau ekspresi dari perasaannya sendiri terhadap apa yang dirasakan di rumah.</p>
<p>Beberapa perilaku buruk yang mungkin timbul, antara lain:</p>
<p><strong>Berbohong</strong><br />
Kepercayaan adalah hal yang paling penting Anda ajarkan pada si kecil. Jika si kecil berbohong, mungkinkah itu ditirunya dari orang-orang di sekelilingnya, ataukah karena dia merasa terlalu takut untuk berkata jujur?</p>
<p>Yang dapat dilakukan:</p>
<ul>
<li>Jika yang berbohong anak di bawah usia 4 tahun, maka jangan terlalu cepat menuduhnya pembohong. Karena anak usia ini masih sulit membedakan antara fantasi dan harapan-harapan atau realita.</li>
<li>Tugas Anda untuk menjelaskan perbedaan dua hal tersebut dengan cara yang <em>fun </em>dan dapat dipahami si kecil.</li>
<li>Terkadang anak berbohong untuk menghindari perasaan bersalah atau karena takut konsekuensinya. Hargai keberanian si kecil untuk mengakui kesalahannya, namun jangan paksa mereka untuk melakukannya. Jika si kecil merasa nyaman dengan penerimaan Anda atas kejujurannya, di kesempatan yang lain ia akan lebih terbuka pada Anda.</li>
</ul>
<p><strong>Sumpah Serapah</strong><br />
Sumpah serapah dilakukan si kecil, antara lain karena si kecil mau mengekspresikan perasaannya atau hanya sekedar meniru perbuatan orang-orang di sekelilingnya.</p>
<p>Beberapa hal yang dapat dilakukan;</p>
<ul>
<li>Perhatikan apakah ada perilaku Anda atau orang-orang di sekelilingnya yang melakukan hal serupa?</li>
<li>Kadang anak berkata buruk untuk menarik perhatian Anda. Usahakan untuk tetap tenang namun dengan tegas menjelaskan bahwa hal itu tidak dibenarkan. Jangan pedulikan jika ia masih terus mengulangi kata-katanya. Ketenangan Anda akan menyurutkan perilakunya untuk menarik perhatian Anda dengan cara ini.</li>
<li>Namun jangan lupa untuk tetap tegas melarang kata-kata ini, karena bisa saja anak hanya coba-coba melihat reaksi orang-orang di sekelilingnya akan perilakunya.</li>
<li>Beri penjelasan bahwa kata-kata tersebut dapat menyakiti hati orang yang mendengarnya, dan coba tanyakan jika ada orang yang mengatainya dengan kata-kata serupa. Tumbuhkan empatinya dengan cara ini.</li>
<li>Ajarkan anak untuk bisa mengontrol dirinya sendiri pada keadaan apa pun, misalnya dengan mengajarkannya berhitung bila sedang marah, atau minum air putih, atau berwudhu. Sehingga anak belajar menata dirinya sejak usia dini.</li>
</ul>
<p><strong>Mengekspresikan Kemarahan pada Orangtua</strong><br />
Mendisiplinkan anak dengan berusaha mengontrolnya terus-menerus, membuat anak tidak bisa mengekspresikan perasaannya. Wajar jika suatu ketika si kecil akan mengekspresikan kemarahannya pada orang terdekatnya, yaitu orangtua. Jika ini terjadi, apa yang dapat dilakukan:</p>
<ul>
<li>Anak sering berkata, “Aku benci Mama!” untuk mengekspresikan rasa kesalnya. Hal ini karena perbendaharaan kata si kecil yang sangat terbatas dan tidak bisa menemukan kata yang tepat untuk mengekspresikan perasaannya. Coba bantu si kecil untuk mengekspresikan perasaannya dengan kata yang lebih tepat.</li>
<li>Bantu si kecil untuk mengekspresikan kemarahannya, misalnya dengan berkata, “Kamu kesal karena Mama tidak mau mendengarkan kata-katamu ya?”</li>
<li>Cobalah untuk tetap tenang dan dengarkan apa yang ingin dikatakan si kecil. Tanyakan apa yang dapat membuatnya tenang kembali, sehingga si kecil pun mendapatkan ide untuk membuat dirinya tenang kembali saat sedang kesal.</li>
<li>Hindari perlawanan kembali pada si kecil, misalnya dengan berkata, “Mama juga kesal sama kamu. Kamu <em>sih</em>!” Mengungkapkan bahwa Anda mencintai dia juga akan membuatnya merasa bersalah sehingga justru memperuncing perasaan &#8216;tidak enak&#8217; di dalam dirinya. Yang penting saat ini adalah si kecil belajar untuk dapat mengurai emosinya sedikit demi sedikit. «<strong> [esthi] – foto: sxc</strong></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.alifmagz.com/beberapa-perilaku-buruk-si-kecil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Quote 23 Januari</title>
		<link>http://www.alifmagz.com/quote-23-januari/</link>
		<comments>http://www.alifmagz.com/quote-23-januari/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Jan 2010 22:00:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hagi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Quote of the Day]]></category>
		<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[buruk]]></category>
		<category><![CDATA[quote]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alifmagz.com/?p=6431</guid>
		<description><![CDATA[Apabila Anda mendengar berita buruk menyangkut diri Anda, maka jangan bersedih atau marah, tetapi renungkanlah! Jika benar, maka itu adalah sanksi yang dipercepat, dan jika tidak benar, maka itu adalah kebajikan yang Anda peroleh tanpa usaha. « [Jafar ash-Shadiq]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apabila Anda mendengar berita buruk menyangkut diri Anda, maka jangan bersedih atau marah, tetapi renungkanlah! Jika benar, maka itu adalah sanksi yang dipercepat, dan jika tidak benar, maka itu adalah kebajikan yang Anda peroleh tanpa usaha. « <strong>[Jafar ash-Shadiq]</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.alifmagz.com/quote-23-januari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

