<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Alif Magazine &#187; masjid</title>
	<atom:link href="http://www.alifmagz.com/tag/masjid/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.alifmagz.com</link>
	<description>Alhamdullilah It's Friday</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Feb 2012 12:25:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Bolehkah Membangun Lebih Dari Satu Masjid?</title>
		<link>http://www.alifmagz.com/bolehkah-membangun-lebih-dari-satu-masjid/</link>
		<comments>http://www.alifmagz.com/bolehkah-membangun-lebih-dari-satu-masjid/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Dec 2011 08:25:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Richa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Qur'an & Answer]]></category>
		<category><![CDATA[masjid]]></category>
		<category><![CDATA[persatuan]]></category>
		<category><![CDATA[umat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.alifmagz.com/?p=15243</guid>
		<description><![CDATA[Tanya: Assalamu&#8217;alaikum wr. wb. Karena sebuah alasan, dibangun sebuah masjid disamping masjid yang lama. Bagaimana status masjid lama? [Guse via formulir pertanyaan] Jawab: Wa&#8217;alaikumussalam wr. wb. Para ulama umumnya berpendapat tidak boleh membangun dua masjid atau lebih dalam jarak yang berdekatan. Apalagi jika tidak ada alasan kuat untuk membangun masjid yang baru, karena ternyata jumlah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanya:</strong><br />
Assalamu&#8217;alaikum wr. wb.</p>
<p>Karena sebuah alasan, dibangun sebuah masjid disamping masjid yang lama. Bagaimana status masjid lama?</p>
<p>[Guse via <a href="http://www.alifmagz.com/kirim-pertanyaan/">formulir pertanyaan</a>]</p>
<p><strong>Jawab:</strong><br />
Wa&#8217;alaikumussalam wr. wb.</p>
<p>Para ulama umumnya berpendapat tidak boleh membangun dua masjid atau lebih dalam jarak yang berdekatan. Apalagi jika tidak ada alasan kuat untuk membangun masjid yang baru, karena ternyata jumlah jamaah di wilayah itu cukup tertampung oleh satu masjid yang sebelumnya. Sebab, salah satu tujuan utama pendirian masjid adalah untuk memelihara kebersamaan dan persatuan umat (dalam bahasa Arab, salah satu arti kata  <em>jamâ‘ah</em> kurang lebih adalah “bersama-sama” dan “bersatu”) agar saling mengenal dan meningkatkan persaudaraan. Kalaupun luas masjid yang lama dirasakan sudah tidak cukup luas untuk menampung jumlah jamaah yang terus meningkat, misalnya, jalan keluarnya bukan dengan membangun dua masjid, tetapi dengan memperluas masjid, baik ke samping, maupun ke atas.<br />
Dalam kasus yang Saudara tanyakan, jika masjid baru belum terlanjur dibangun dan masih memungkinkan untuk disatukan dengan masjid lama, sebaiknya diupayakan penyatuan, agar tidak terdapat dua masjid yang berdampingan. Kalaupun masjid baru sudah berdiri tegak, tidak sedikut ulama yang menyarankan untuk menghancurkan salah satunya dan memperluas masjid yang lain.</p>
<p>Tentu saja perlu pula diperhatikan alasan sejauh mana keperluan membangun masjid baru itu. Apakah, misalnya, untuk memfasilitasi jamaah yang biasa tarawih dan witir 11 rakaat di satu masjid dan mereka yang biasa 21 rakaat di masjid lain? Ataukah ada alasan lain? Jika itu alasannya, saya khawatir kita malah telah berperan dalam memperpecah umat, bukan mempersatukan dan meningkatkan toleransi di antara sesama umat. </p>
<p>Demikian, <em>Wallahu a’lam.</em></p>
<p>[Muhammad Arifin, Dewan Pakar <a href="http://psq.or.id">Pusat Studi al-Qur'an</a>]</p>
<p>===</p>
<p>Anda juga bisa bertanya dengan mengisi form berikut :<br />
<div class="formcontainer">
	<p class="information">Bagian bertanda<span class="required">*</span> harus di isi dengan benar.</p>
	<form class="contact-form" action="http://www.alifmagz.com/bolehkah-membangun-lebih-dari-satu-masjid/" method="post">
		<fieldset>
			<legend>Informasi Anda</legend>
			<div class="form-label"><label for="ec_name">Nama <span class="required">*</span></label></div>
			<div class="form-input"><input id="ec_name" name="ec_name" class="text required" type="text" value="" size="30" maxlength="50" /></div>
			<div class="form-label"><label for="ec_email">Email <span class="required">*</span></label></div>
			<div class="form-input"><input id="ec_email" name="ec_email" class="text required" type="text" value="" size="30" maxlength="50" /></div>
			<div class="form-label"><label for="ec_url">Website</label></div>
			<div class="form-input"><input id="ec_url" name="ec_url" class="text optional" type="text" value="" size="30" maxlength="50" /></div>
		</fieldset>
		<fieldset>
			<legend>Pesan Anda</legend>
			<div class="form-label"><label for="ec_subject">Judul <span class="required">*</span></label></div>
			<div class="form-input"><input id="ec_subject" name="ec_subject" class="text required" type="text" value="" size="30" maxlength="50" /></div>
			<div class="form-label"><label for="ec_message">Pesan <span class="required">*</span></label></div>
			<div class="form-textarea"><textarea id="ec_message" name="ec_message" class="text required" cols="40" rows="8"></textarea></div>
		</fieldset>
		<fieldset>
			<legend>Konfirmasi</legend>
			<div class="form-option"><input id="ec_option_cc" name="ec_option_cc" class="check optional" type="checkbox" value="true" /> <label for="ec_option_cc">Salin pesan ke email?</label></div>
			<div class="form-submit">
				<input type="submit" name="submit" class="button" value="Kirim" />
				<input type="hidden" name="ec_stage" value="process" />
				<input type="hidden" name="ec_referer" value="" />
				<input type="hidden" name="ec_orig_referer" value="" />
			</div>
		</fieldset>
	</form>
</div></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.alifmagz.com/bolehkah-membangun-lebih-dari-satu-masjid/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hukum Sedekah Pada Orang yang Berbohong</title>
		<link>http://www.alifmagz.com/hukum-sedekah-pada-orang-yang-berbohong/</link>
		<comments>http://www.alifmagz.com/hukum-sedekah-pada-orang-yang-berbohong/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Nov 2011 08:18:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Richa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Qur'an & Answer]]></category>
		<category><![CDATA[masjid]]></category>
		<category><![CDATA[proposal]]></category>
		<category><![CDATA[sedekah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.alifmagz.com/?p=14805</guid>
		<description><![CDATA[Tanya : Assalamu&#8217;alaikum Wr. Wb. Bagaimanakah nilai ibadah kita jika bersedekah atau memberikan sesuatu (harta) dengan tujuan ridha Allah sedangkan kita ragu apakah sedekah itu benar-benar digunakan untuk kebaikan? Misalnya banyak orang membawa proposal untuk pembangunan masjid tapi kita tidak tahu letak pembangunannya karena berasal dari kota lain. Apa sedekah tersebut memiliki nilai pahala? Terima [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanya :</strong><br />
Assalamu&#8217;alaikum Wr. Wb.</p>
<p>Bagaimanakah nilai ibadah kita jika bersedekah atau memberikan sesuatu (harta) dengan tujuan ridha Allah sedangkan kita ragu apakah sedekah itu benar-benar digunakan untuk kebaikan? Misalnya banyak orang membawa proposal untuk pembangunan masjid tapi kita tidak tahu letak pembangunannya karena berasal dari kota lain. Apa sedekah tersebut memiliki nilai pahala? Terima kasih.</p>
<p>Wassalamu&#8217;alaikum Wr. Wb.</p>
<p>[Diana via <a href="http://www.alifmagz.com/kirim-pertanyaan/">formulir pertanyaan</a>]</p>
<p><strong>Jawab :</strong><br />
Wa’alaikumussalam wr. wb.</p>
<p>Suatu perbuatan baik (amal saleh) dinilai dari sisi niat pelakunya, bukan obyeknya. Misalnya guru yang mengajar dengan ikhlas, ia akan memperoleh ganjaran mengajarnya itu. Baik si murid yang diajarnya menerima ilmu itu dengan ikhlas atau tidak, atau ilmu itu dimanfaatkan dengan baik oleh murid atau tidak, guru tetap berpahala, selama niat mengajarnya benar. </p>
<p>Demikian pula dengan sedekah. Dari sisi sah-tidaknya, bersedekah kepada orang yang membawa proposal untuk pembangunan masjid di kampung halamannya –sementara kita tidak tahu keberadaan masjid itu– tetap sah dan insya Allah bernilai pahala, sepanjang kita lakukan dengan ikhlas dan dengan prasangka baik (<em>husn azh-zhan</em>). Dalam kasus lain, bersedekah kepada peminta-minta di perempatan lampu merah juga sah dan insya Allah bernilai pahala selama kita lakukan dengan tulus ikhlas, walaupun ternyata peminta-minta itu adalah orang kaya di kampungnya. Ini didasarkan pada hadits Nabi saw. yang sangat terkenal: <em>Sesungguhnya amal perbuatan itu tergantung niatnya.</em></p>
<p>Masalahnya mungkin bukan terletak pada sah-tidaknya sedekah, tetapi lebih pada tepat atau tidaknya sasaran. Hemat saya, jika hati kita ragu-ragu akan kebenaran proposal itu, atau menduga keras dana sedekah itu akan dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu, kita boleh saja menolak bersedekah kepada orang itu. Dengan menolak, kita telah membantu orang itu agar tidak berbuat dosa memakan harta yang bukan miliknya. Kita boleh memilih bersedekah kepada lembaga-lembaga yang memang lebih bisa dipercaya dan transparan, dan hati kita lebih tenang kepadanya.</p>
<p>Demikian,<em> wallahu a’lam</em>.</p>
<p>[Muhammad Arifin - Dewan Pakar <a href="http://psq.or.id">Pusat Studi Al-Quran</a>]</p>
<p>===</p>
<p>Anda juga bisa bertanya dengan mengisi form berikut :<br />
<div class="formcontainer">
	<p class="information">Bagian bertanda<span class="required">*</span> harus di isi dengan benar.</p>
	<form class="contact-form" action="http://www.alifmagz.com/hukum-sedekah-pada-orang-yang-berbohong/" method="post">
		<fieldset>
			<legend>Informasi Anda</legend>
			<div class="form-label"><label for="ec_name">Nama <span class="required">*</span></label></div>
			<div class="form-input"><input id="ec_name" name="ec_name" class="text required" type="text" value="" size="30" maxlength="50" /></div>
			<div class="form-label"><label for="ec_email">Email <span class="required">*</span></label></div>
			<div class="form-input"><input id="ec_email" name="ec_email" class="text required" type="text" value="" size="30" maxlength="50" /></div>
			<div class="form-label"><label for="ec_url">Website</label></div>
			<div class="form-input"><input id="ec_url" name="ec_url" class="text optional" type="text" value="" size="30" maxlength="50" /></div>
		</fieldset>
		<fieldset>
			<legend>Pesan Anda</legend>
			<div class="form-label"><label for="ec_subject">Judul <span class="required">*</span></label></div>
			<div class="form-input"><input id="ec_subject" name="ec_subject" class="text required" type="text" value="" size="30" maxlength="50" /></div>
			<div class="form-label"><label for="ec_message">Pesan <span class="required">*</span></label></div>
			<div class="form-textarea"><textarea id="ec_message" name="ec_message" class="text required" cols="40" rows="8"></textarea></div>
		</fieldset>
		<fieldset>
			<legend>Konfirmasi</legend>
			<div class="form-option"><input id="ec_option_cc" name="ec_option_cc" class="check optional" type="checkbox" value="true" /> <label for="ec_option_cc">Salin pesan ke email?</label></div>
			<div class="form-submit">
				<input type="submit" name="submit" class="button" value="Kirim" />
				<input type="hidden" name="ec_stage" value="process" />
				<input type="hidden" name="ec_referer" value="" />
				<input type="hidden" name="ec_orig_referer" value="" />
			</div>
		</fieldset>
	</form>
</div></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.alifmagz.com/hukum-sedekah-pada-orang-yang-berbohong/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sebuah Masjid Bernuansa Turki di Sydney</title>
		<link>http://www.alifmagz.com/sebuah-masjid-bernuansa-turki-di-sydney/</link>
		<comments>http://www.alifmagz.com/sebuah-masjid-bernuansa-turki-di-sydney/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Jan 2011 09:30:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agushery</dc:creator>
				<category><![CDATA[Oase]]></category>
		<category><![CDATA[masjid]]></category>
		<category><![CDATA[turki]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.alifmagz.com/?p=11255</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah masjid berdisain unik hadir di Auburn Sydney menyempurnakan keragaman yang tersaji di Negara kangguru ini. Sydney adalah kota terbesar di Australia dan ibu kota Negara bagian New South Wales. Sydney merupakan salah satu kota paling multicultural di dunia, yang tercermin dari perannya sebagai kota tujuan utama bagi imigran ke Australia. Auburn adalah salah satu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sebuah masjid berdisain unik hadir di Auburn Sydney menyempurnakan keragaman yang tersaji di Negara kangguru ini.<br />
</strong><br />
Sydney adalah kota terbesar di Australia dan ibu kota Negara bagian New South Wales.  Sydney merupakan salah satu kota paling multicultural di dunia, yang tercermin dari perannya sebagai kota tujuan utama bagi imigran ke Australia.  Auburn adalah salah satu wilayah di pinggir Barat sekitar 19 km dari pusat kota Sydney.  Tempat ini banyak menyajikan toko-toko, restauran dan supermarket yang dibuka oleh orang-orang dari Timur Tengah dan Asia.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://alifmagz.com/wp-content/uploads/2010/12/Auburn_Gallipoli_Mosque.jpg" alt="" /></p>
<p>Keberagaman penduduk di Auburn mewakili keberagaman penduduk di daerah-daerah lain di Australia.  Bahkan penduduknya memiliki satu hari di tanggal 21 Maret sebagai hari Harmoni, yaitu hari dimana seluruh penduduk merayakan keberagaman yang ada di Negara ini, diantaranya keragaman budaya dan agama.  Tak heran jika ditempat ini juga terdapat sebuah masjid bagi umat muslim.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://alifmagz.com/wp-content/uploads/2010/12/auburn.jpg" alt="" /></p>
<p>Satu  masjid yang sangat indah dengan arsitektur yang berasal dari kekalifahan Utsmani (Ottoman) digagas oleh komunitas orang-orang Turki yang tinggal di wilayah ini. Namun masjid ini tidak untuk orang Turki semata, karena pembuatan masjid ini membutuhkan biaya enam juta dolar Australia yang dikumpulkan dari berbagai etnik beragama Islam yang tinggal di Sydney dan sekitarnya.</p>
<p>Bangunan masjidnya sendiri berada di area seluas 4000 M².  Arsitek yang bertanggung jawab pada pembangunan ini adalah arsitek dari Turki, Omer Kirazoglu, dibantu oleh Ahmet Asim sebagai pelaksana pembangunan.  Awalnya masjid adalah semacam rumah  dengan dinding-dinding terbuka untuk mendapatkan ruang shalat yang lebih besar dan dibuka pada tanggal 3 November 1979.  Kemudian tempat ibadah ini disempurnakan menjadi masjid yang konstruksinya dimulai tahun 1986.  Masjid ini meniru masjid Sultan Ahmed di Istambul, Turki.  Baru setelah 20 tahun kemudian sejak pertama kali adanya tempat ibadah di tempat ini, masjid Auburn Gallipoli akhirnya diresmikan pada 28 November 1999.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://alifmagz.com/wp-content/uploads/2010/12/auburn4.jpg" alt="" /></p>
<p>Masjid ini mampu menampung sekitar 5000 umat, dengan eksterior terdiri dari sebuah kubah yang sangat luas dan 8 semi kubah dengan 2 menara.  Diameter dari kubah utama adalah 16.6 m, sedangkan tinggi menara adalah 39 m.  Di bawah kubah utama terdapat 8 kolom dan ditopang beberapa semi kubah.  Dinding dan keramik lantainya berhias mosaik berwarna-warni.  Jendela terbuat dari kaca berwarna, sedangkan jendela yang melingkari kubah dihiasi oleh asmaul husna.</p>
<p>Dalam masjid terlihat indah disempurnakan dengan karpet dari Turki, tulisan-tulisan Arab di dinding berwarna emas, dan lampu-lampu gantung yang antik dan mewah.  Walaupun umat Islam di Australia hanya 1,7% dari seluruh penduduk, namun kehadiran masjid Auburn Gallipoli turut meramaikan keberagaman yang ada disana.  [esthi]</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.alifmagz.com/sebuah-masjid-bernuansa-turki-di-sydney/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Masjid Agung Surakarta, Masjid Berarsitektur Jawa</title>
		<link>http://www.alifmagz.com/masjid-agung-surakarta-masjid-berarsitektur-jawa/</link>
		<comments>http://www.alifmagz.com/masjid-agung-surakarta-masjid-berarsitektur-jawa/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Jun 2010 02:52:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agushery</dc:creator>
				<category><![CDATA[Oase]]></category>
		<category><![CDATA[masjid]]></category>
		<category><![CDATA[surakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alifmagz.com/wp/?p=9634</guid>
		<description><![CDATA[Ingin melawat ke kota Surakarta atau Solo? Jangan lupa mampir ke Masjid Agung Surakarta, pusaka kota ini yang merupakan peninggalan masa lalu serta menarik untuk dikunjungi. Liburan telah tiba. Banyak lokasi wisata yang diserbu oleh keluarga-keluarga yang tengah melewatkan waktu liburnya sebagai wisatawan lokal. Salah satu kota yang menarik untuk dikunjungi adalah Surakarta atau Solo. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ingin melawat ke kota Surakarta atau Solo?  Jangan lupa mampir ke Masjid Agung Surakarta, pusaka kota ini yang merupakan peninggalan masa lalu serta menarik untuk dikunjungi.</p>
<p>Liburan telah tiba.  Banyak lokasi wisata yang diserbu oleh keluarga-keluarga yang tengah melewatkan waktu liburnya sebagai wisatawan lokal.  Salah satu kota yang menarik untuk dikunjungi adalah Surakarta atau Solo.  Kota batik ini memiliki beberapa tempat unik, peninggalan masa lalu yang menarik untuk didatangi.  Diantaranya adalah masjid yang terletak di sebelah Barat alun-alun kota yang tenang ini.</p>
<p align="center"><img src="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/06/masjidagungsurakartat.jpg" alt="" title="masjidagungsurakartat"  /></p>
<p>Masjid yang berdiri dengan megah dalam area Keraton Kasunanan ini didominasi dengan arsitektur Jawa dengan imbuhan sedikit Arab dan Belanda.  Masuk melalui area depan masjid seperti memasuki sebuah benteng.  Namun pendopo masjid sudah menyambut dengan ramah lewat gerbangnya yang kokoh dihiasi dua menara dan satu menara jam di tengahnya.  </p>
<p align="center"><img src="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/06/masjidagungsurakarta2t.jpg" alt="" title="masjidagungsurakarta2t" /></p>
<p>Masjid bergaya joglo tersebut dicat warna biru cerah memanjakan mata pengunjung yang datang.  Rasanya masjid tidak pernah sepi.  Apalagi di masa liburan.  Banyak kelompok-kelompok anak sekolah maupun keluarga yang menyempatkan diri untuk mengunjungi tempat ini sekaligus menunaikan ibadah.  Apalagi para wisatawan yang berbelanja batik di pasar  di samping kanan masjid dapat masuk ke area masjid lewat pintu samping kecil yang sengaja disediakan. </p>
<p>Masjid ini dibangun sekitar abad ke 18 pada masa pemerintahan Paku Buwono IV, yang kemudian disempurnakan pada masa pemerintahan Paku Buwono X.  Yang unik adalah perpaduan antara setting ruangan khas Jawa dan lampu Kristal Eropa di dalam ruang Shalat yang besar dan sakral, memadukan keduanya dengan selaras.  Selain itu peninggalan lain yang tidak ditemui di masjid-masjid lainnya, yaitu adanya bangsal yang berfungsi bagi tempat menyembunyikan gamelan sekaten setiap tanggal 5 sampai 12 Maulud, untuk memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.  Seperti umumnya masjid, di belakang masjid Agung juga terdapat kompleks pemakaman.  Salah satu diantaranya adalah makam KPH. Noto Kusumo, Putra PB III. </p>
<p align="center"><img src="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/06/masjidagungsurakarta3t.jpg" alt="" title="masjidagungsurakarta3t" class="aligncenter size-thumbnail wp-image-9637"/></p>
<p>Bentuk atap bangunan induk dari Masjid Agung Surakarta ini memiliki corak yang mirip dengan bangunan-bangunan suci Islam lainnya, yaitu bentuk atap tajug.  Di Jawa, bentuk tajug adalah ciri khas bentuk yang kerap digunakan sebagai masjid atau makam.  Keseluruhan atap masjid memiliki empat tingkat.  Tiga susunan pertama adalah atap tajug, dan susunan keempat adalah puncak atau kepala atap.  Hal ini konon melambangkan tingkatan ibadah umat, yaitu syariat, tarekat, hakikat dan makrifat. Pada awalnya pucuk atap masjid, yang melambangkan makrifat, terbuat dari emas.  Akan tetapi bagian tersebut pernah dicuri hingga tinggal separuh.  Pada jaman PB X, pucuk tersebut dibangun kembali dengan bahan bukan emas untuk mengurangi risiko hilang. </p>
<p>Bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke masjid ini, perjalanan tidak hanya berakhir disini.  Anda dapat meneruskan jalan-jalan ke Keraton Kasunanan dengan hanya berjalan kaki dari masjid ini.  Jika puas berkeliling dibawah panduan pemandu wisata yang telah tersedia, tinggal melenggang keluar keraton, menuju sebelah Barat, tempat pasar batik yang gaungnya telah sampai di mancanegara.  Yaitu pasar Klewer.  Berbagai batik yang harganya terjangkau tersedia di pasar ini.[Esthi]</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.alifmagz.com/masjid-agung-surakarta-masjid-berarsitektur-jawa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penzberg, Masjid Minimalis di Jerman</title>
		<link>http://www.alifmagz.com/penzberg-masjid-minimalis-di-jerman/</link>
		<comments>http://www.alifmagz.com/penzberg-masjid-minimalis-di-jerman/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Jun 2010 03:49:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agushery</dc:creator>
				<category><![CDATA[Oase]]></category>
		<category><![CDATA[jerman]]></category>
		<category><![CDATA[masjid]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alifmagz.com/wp/?p=9533</guid>
		<description><![CDATA[Jerman ternyata memiliki masjid unik minimalis yang memenangkan penghargaan gedung terbaik. Penzberg adalah sebuah kota yang terletak di distrik Weilheim Schongau di Bayern, Jerman dengan penduduk sebanyak 16.126 jiwa di tahun 2006. Kota di dekat pegunungan Alpen ini ternyata memiliki masjid yang berbentuk unik kebanggaan warga Penzberg yang disebut masjid Penzberg. Tak heran jika masjid [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jerman ternyata memiliki masjid unik minimalis yang memenangkan penghargaan gedung terbaik.</strong></p>
<p>Penzberg adalah sebuah kota yang terletak di distrik Weilheim Schongau di Bayern, Jerman dengan penduduk sebanyak 16.126 jiwa di tahun 2006.  Kota di dekat pegunungan Alpen ini ternyata memiliki masjid yang berbentuk unik kebanggaan warga Penzberg yang disebut masjid Penzberg.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/06/Penzberg%20Mosque%2010.jpg"></a><a href="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/06/masjidpensberg.jpg"><img class="size-full wp-image-9536  aligncenter" title="masjidpensberg" src="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/06/masjidpensberg.jpg" alt="" width="480" height="318" /></a></p>
<p>Tak heran jika masjid ini cukup dikenal dan dicintai warga Jerman.  Karena masjid ini memenangkan penghargaan gedung terbaik di Bavaria pada tahun 2008.  Suatu kesempatan yang sangat jarang terjadi di Jerman, mengingat negara tersebut masih sering terjadi diskriminasi terhadap ras dan agama lain di luar jerman, didasari dengan rasa kebanggaan yang berlebihan terhadap ras Jerman (chauvinism).</p>
<p>Tentu saja penghargaan yang digagas para arsitek senior tersebut membanggakan warga muslim sekaligus warga Penzberg.  Namun masjid yang didisain oleh seorang arsitek muslim dari Bosnia, Alen Jasarevic ini memang layak diacungi jempol.  Dibangun tahun 2005, bentuk masjid ini memang unik dan menyatu dengan lingkungan sekitarnya.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/06/penzberg1.jpg"><img class="size-full wp-image-9537  aligncenter" title="penzberg1" src="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/06/penzberg1.jpg" alt="" width="275" height="183" /></a></p>
<p>Bangunan masjid ini dibuat seperti kotak persegi empat. Sederhana tapi sangat artistik.  Dihiasi dinding kaca berwarna biru pada kolom depan membuat orang yang memperhatikan dari dekat dapat melihat jajaran umat yang sedang shalat di dalamnya.  Sedangkan dari dalam pemandangan pegunungan Alpen menjadi tampak spektakuler dari dalam masjid.</p>
<p>Masjid ini cukup lebar, dengan ruang shalat yang luas, perpustakaan yang besar dan dua ruang kelas di dalamnya.  Di dalamnya ada sebuah tangga terbuka menuju galeri di lantai dua yang menjadi tempat shalat untuk jemaah perempuan.  Cahaya dari luar menembus kaca dan membiaskan cahaya yang sangat indah di dalam gedung pada siang hari, memantul pada kaligrafi yang memuat 99 asma Allah.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/06/penzberg2.jpg"><img class="size-full wp-image-9538  aligncenter" title="penzberg2" src="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/06/penzberg2.jpg" alt="" width="275" height="184" /></a></p>
<p>Masjid ini terbuka untuk umum dan telah dikunjungi oleh lebih dari 15.000 penduduk Jerman sejak dibukanya.  Pandangan mereka terhadap keberadaan masjid ini sangat positif, terutama pada sikap pengurus masjid yang terbuka terhadap keingintahuan warga Jerman terhadap Islam.  “Kami kagum dengan atmosfir spiritual yang terasa di dalam Masjid,” tulis beberapa warga Jerman di buku tamu.  Hal ini sesuai dengan harapan warga muslim di Jerman agar masjid unik ini menjadi wadah untuk menjalin persahabatan dengan warga Jerman non muslim.[Esthi]</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.alifmagz.com/penzberg-masjid-minimalis-di-jerman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengintip Islam di Cape Town, Afrika Selatan</title>
		<link>http://www.alifmagz.com/mengintip-islam-di-cape-town-afrika-selatan/</link>
		<comments>http://www.alifmagz.com/mengintip-islam-di-cape-town-afrika-selatan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Jun 2010 06:13:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agushery</dc:creator>
				<category><![CDATA[Oase]]></category>
		<category><![CDATA[masjid]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alifmagz.com/wp/?p=9479</guid>
		<description><![CDATA[Sejarah Islam di Cape Town sangat menarik untuk disimak. Peninggalannya dapat dilihat dari beberapa makam atau karamat dan masjid yang ada disana. Afrika Selatan sedang mendapat sorotan karena berlangsungnya World Cup 2010. Pertandingan piala dunia yang sangat bergengsi ini diselenggarakan di 10 stadiun, di berbagai kota negeri pelangi ini. Salah satu stadium bola yang dipergunakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sejarah Islam di Cape Town sangat menarik untuk disimak.  Peninggalannya dapat dilihat dari beberapa makam atau karamat dan masjid yang ada disana.</strong></p>
<p>Afrika Selatan sedang mendapat sorotan karena berlangsungnya World Cup 2010.  Pertandingan piala dunia yang sangat bergengsi ini diselenggarakan di 10 stadiun, di berbagai kota negeri pelangi ini.  Salah satu stadium bola yang dipergunakan adalah Greenpoint Stadiun di Cape Town.  Direncanakan akan diadakan lima pertandingan putaran pertama, salah satu pertandingan putaran kedua, satu perempat final dan satu semifinal disana.  Seperti apa daerah tertua dan terindah di Afrika Selatan ini?</p>
<p>Cape Town yang lokasinya berada di sebelah Selatan provinsi Western Cape ini memang merupakan kota yang menjadi obyek wisata paling banyak dikunjungi wisatawan.  Islam sendiri pertama kali masuk dan berkembang melalui kota ini pada pertengahan tahun 1600-1700-an, yang dibawa oleh para politikus maupun ulama yang dibuang oleh Belanda dari Indonesia dan Malaysia.  Tak heran jika tempat ini juga dikenal sebagai Cape Malay.</p>
<p>Walaupun umat Islam di Afrika Selatan hanya 1,5% dari seluruh populasi, namun agama ini telah memberikan warna tersendiri bagi Negara ini.  Penduduk Islam terbanyak  di Cape Town terdapat di daerah BoKaap dan Kampung Makassar.  Di tempat ini terdapat beberapa makam penting para ulama penyebar agama Islam yang disebut Karamat.  Dan ada sekitar 23 Karamat di sekeliling Cape Town.  Satu diantaranya yang sangat terkenal adalah makam Syekh Yusuf, seorang ulama besar, keponakan Raja Gowa yang dibuang Belanda dan mendirikan Kampung Makassar.  Ajaran beliau diakui oleh Nelson Mandela, menginspirasinya untuk membebaskan Afrika Selatan dari Apartheid.</p>
<p>Selain makam atau Karamat para penyebar agama Islam, di Cape Town juga terdapat beberapa masjid, antara lain:</p>
<ul>
<li>Masjid Auwal</li>
</ul>
<p style="text-align: center;"><a href="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/06/masjid-al-awwal_cape_town.jpg"><img class="size-full wp-image-9480  aligncenter" title="masjid-al-awwal_cape_town" src="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/06/masjid-al-awwal_cape_town.jpg" alt="" width="448" height="336" /></a></p>
<p>Masjid ini merupakan masjid tertua dan kebanggaan Afrika Selatan.  Masjid ini didirikan tahun 1798 dan diimami oleh Imam Abdullah Kadi Abdus Salaam atau Tuan Guru, merupakan imam pertama masjid ini.  Masjid Auwal yang terletak di Dorp Street merupakan symbol perjuangan dari umat muslim untuk pengakuan akan kebebasan beragama di negeri ini.</p>
<ul>
<li>Masjid Palm Tree</li>
</ul>
<p>Masjid ini merupakan masjid kedua tertua di BoKaap, Cape Town yang didirikan tahun 1820.  Masjid ini terletak di Long Street merupakan rumah yang dialihfungsikan menjadi masjid.  Imam pertama masjid ini adalah Abdulgamiet Van Bengalen.</p>
<ul>
<li>Masjid Nurul Islam</li>
</ul>
<p>Masjid ini adalah masjid ketiga tertua yang terletak tidak terlalu jauh dari masjid Auwal.  Didirikan tahun 1844 oleh anak Tuan Guru, Imam Abdul Rauf.</p>
<ul>
<li>Masjid Jami Queen Victoria</li>
</ul>
<p>Terletak di sudut jalan antara jalan Chiappini dan Castle, ditempat ini pertama kali diadakan khotbah Jumat di tahun 1790.  Masjid ini merupakan masjid terbesar di BoKaap dan masjid tertua kelima di South Africa.</p>
<ul>
<li>Masjid Boorhaanol Islam</li>
</ul>
<p style="text-align: center;"><a href="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/06/Masjied_Boorhaanol.jpg"><img class="size-full wp-image-9481  aligncenter" title="Masjied_Boorhaanol" src="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/06/Masjied_Boorhaanol.jpg" alt="" width="150" height="253" /></a></p>
<p>Masjid ini didirikan tahun 1884 dan terletak di jalan Longmarket.  Awalnya menara masjid dibuat dari kayu, namun pada saat Cape Town diserang badai pada tahun 1930 dan menghancurkannya, menara masjid ini akhirnya diganti dengan bangunan beton.  Saat itu juga seluruh bangunan sekaligus direnovasi dan ditetapkan sebagai sebuah monument Nasional.</p>
<p>Tidak hanya masjid-masjid ini saja yang terdapat di Cape Town, tapi kota ini juga menyimpan beberapa masjid kecil di hampir tiap sudut kota seakan ikut mewarnai kota bersejarah ini.<strong>[esthi]</strong><br />
Sumber Foto : bokap.com, inminds.co.uk, flickr, studentweb</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.alifmagz.com/mengintip-islam-di-cape-town-afrika-selatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menelusuri Masjid-masjid Unik di Inggris</title>
		<link>http://www.alifmagz.com/menelusuri-masjid-masjid-unik-di-inggris/</link>
		<comments>http://www.alifmagz.com/menelusuri-masjid-masjid-unik-di-inggris/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Jun 2010 08:33:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agushery</dc:creator>
				<category><![CDATA[Oase]]></category>
		<category><![CDATA[inggris]]></category>
		<category><![CDATA[masjid]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alifmagz.com/wp/?p=9439</guid>
		<description><![CDATA[Inggris ternyata menyimpan banyak masjid unik yang bangunannya merupakan warisan gedung-gedung kuno di daerah itu yang beralih fungsi. Inggris ternyata banyak masjid unik yang dibuat dari gedung-gedung kuno berarsitektur gothic yang kemudian berganti rupa menjadi masjid. Beberapa diantaranya malah merupakan gereja yang kemudian berganti rupa menjadi masjid karena satu dan lain hal. Karenanya jangan mencari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Inggris ternyata menyimpan banyak masjid unik yang bangunannya merupakan warisan gedung-gedung kuno di daerah itu yang beralih fungsi.</strong></p>
<p>Inggris ternyata banyak masjid unik yang dibuat dari gedung-gedung kuno berarsitektur gothic yang kemudian berganti rupa menjadi masjid.  Beberapa diantaranya malah merupakan gereja yang kemudian berganti rupa menjadi masjid karena satu dan lain hal.  Karenanya jangan mencari masjid dengan bentuk khas plus kubah seperti yang biasa kita temukan di Indonesia.  Karena masjid di negeri ini banyak yang lebih mirip katedral dibanding masjid.</p>
<p>Masjid-masjid tersebut, antara lain:</p>
<p><strong>Masjid Didsbury</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong><a href="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/06/450px-Didsbury_mosque.jpg"><img class="size-full wp-image-9441  aligncenter" title="450px-Didsbury_mosque" src="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/06/450px-Didsbury_mosque.jpg" alt="" width="450" height="600" /></a><br />
</strong></p>
<p>Masjid didsbury terletak di kota Manchester, Inggris, lebih mirip bangunan gereja berarsitektur gothic modern, namun tidak bersalib seperti biasanya.  Bangunan gereja Methodis buatan tahun 1883 terpaksa harus tutup karena kekurangan jamaah di tahun 1962.  Perombakan pada interior gereja pun dilakukan besar-besaran dengan memasang karpet, mihrab dan mimbar, serta membangun ruang wudhu dan kantor masjid. Masjid unik ini dapat memuat sekitar 1000 jamaah.</p>
<p><strong>Green Lane Masjid.</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong><a href="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/06/green-lane-mosque.jpg"><img class="size-full wp-image-9442  aligncenter" title="green lane mosque" src="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/06/green-lane-mosque.jpg" alt="" width="256" height="197" /></a><br />
</strong></p>
<p>Gedung di sudut jalan Green Lane, Birmingham ini dialih fungsikan  1970. Merupakan gedung yang awalnya dibuat untuk perpustakaan dan tempat pemandian, serta didisain oleh arsitek Martin &amp; Chamberlain. Gedung ini dibuat dari bata merah dan terakota berdisain gothic-jacobean dan dibuat antara tahun 1893-1902.  Tempat ini kemudian dirubah menjadi tempat untuk shalat, ruangan untuk komunitas masjid, madrasah, perpustakaan, toko, beberapa jasa, seperti jasa pemakaman untuk warga muslim local dan sebagainya.</p>
<p><strong>Masjid Central Wembley</strong></p>
<p>Terletak di jantung kota Wembley dan tidak jauh dari Wembley Park Station, masjid ini awalnya gereja yang berubah fungsi untuk melayani para imigran beragama Islam.  Di wilayah ini banyak sekali warga imigran muslim, terlihat dari banyaknya toko yang dimiliki oleh warga muslim.</p>
<p><strong>Masjid Jami London</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong><a href="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/06/central-mosque-of-brent.jpg"><img class="size-full wp-image-9443  aligncenter" title="central mosque of brent" src="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/06/central-mosque-of-brent.jpg" alt="" width="259" height="194" /></a><br />
</strong></p>
<p>Tempat ibadah yang juga dikenal sebagai masjid Brick Lane, karena terletak di jalan Brick Lane 52, London.  Bangunan berdinding bata merah ini mampu menampung 4000 jamaah.  Bangunan ini didirikan tahun 1743 sebagai sebuah gereja Protestan, lalu berpindah-pindah pemilik kemudian menjadi sebuah sinagog sebelum beralih lagi menjadi masjid di tahun 1976.<strong>[esthi]</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.alifmagz.com/menelusuri-masjid-masjid-unik-di-inggris/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Masjid Roma, Masjid Terbesar di Eropa</title>
		<link>http://www.alifmagz.com/masjid-roma-masjid-terbesar-di-eropa/</link>
		<comments>http://www.alifmagz.com/masjid-roma-masjid-terbesar-di-eropa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Jun 2010 08:22:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agushery</dc:creator>
				<category><![CDATA[Oase]]></category>
		<category><![CDATA[masjid]]></category>
		<category><![CDATA[roma]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alifmagz.com/wp/?p=9329</guid>
		<description><![CDATA[Roma dikenal sebagai kota religius dan budaya bagi agama Katolik Roma. Namun tidak banyak yang tahu bahwa di kota ini agama Islam pun diam-diam juga mulai berkembang. Embrio pusat kebudayaan Islam di Italia sudah mulai ada sejak 1966. Tujuannya tidak hanya melayani komunitas Muslim di Italia, namun juga menjadi jembatan bagi terciptanya dialog antara Islam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Roma dikenal sebagai kota religius dan budaya bagi agama Katolik Roma.  Namun tidak banyak yang tahu bahwa di kota ini agama Islam pun diam-diam juga mulai berkembang.  Embrio pusat kebudayaan Islam di Italia sudah mulai ada sejak 1966.  Tujuannya tidak hanya melayani komunitas Muslim di Italia, namun juga menjadi jembatan bagi terciptanya dialog antara Islam dan dunia Barat.  Namun secara resmi pusat kebudayaan Islam Italia terbentuk di tahun 1972.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/06/osh3.jpg"><img class="size-medium wp-image-9330  aligncenter" title="Masjid Roma Itali" src="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/06/osh3-300x168.jpg" alt="" width="300" height="168" /></a></p>
<p>Di tahun itu pula umat Muslim di kota ini mulai berinisiatif untuk membangun sebuah masjid.  Pembangunan masjid Roma baru terlaksana tahun 1984.  Berdiri di bawah kaki gunung Parioli, di atas lahan seluas 30.000 m2 menjadikan masjid ini masjid terbesar di Eropa.  Masjid hasil karya dua arsitek berkebangsaan Italia dan satu arsitek berkebangsaan Arab, Paolo Portoghesi, Vittorio Gigliotti dan Sami Mousaw ini baru selesai tahun 1995 dan dapat menampung hingga 40.000 umat.</p>
<p>Masjid ini mencontoh model arsitektur Islam dengan perpaduan gaya klasik Romawi dengan struktur bangunan yang berciri khas Islam, memakai lengkungan saling silang, pilar-pilar dan lingkaran kosentris yang menggambarkan kosmologi tujuh langit.  Bagian halaman masjid ini begitu  luas dengan air mancur di bagian tengah, menjadikan masjid yang sebagian besar dibiayai oleh Kerajaan Arab Saudi ini terlihat begitu megah.</p>
<p>Ruang Masjid Roma terbagi dalam dua bagian. Bagian pertama adalah ruang tempat berdoa berbentuk segi empat, dan dapat menampung sekitar 2.500 orang.  Disampingnya ada ruang doa lain yang diperuntukkan bagi kelompok kecil sebanyak 150 orang.  Mengingat kapasitas yang begitu besar, masjid ini juga menyediakan tempat wudhu yang cukup luas.  Sedangkan perpustakaan yang melengkapi masjid ini dibangun megah seluas 4000 m2, dilengkapi ruang konferensi dan pusat pendidikan Bahasa Arab.</p>
<p>Masjid ini terbuka untuk umum setiap hari.  Khusus untuk hari Rabu dan Sabtu, dari pukul 9 hingga 11.30 pagi masjid ini ditujukan untuk para wisatawan yang datang untuk mengunjungi tempat ibadah ini.  Selain masjid yang indah, suasana di sekitar masjid menjadi semakin ramai pada setiap hari Jumat.  Karena pada hari itu muncul pasar kaget di trotoar depan masjid dengan berbagai jualan yang unik.  Seperti chawarma, atau daging kebab khas Turki, martabak, sate, pakaian muslim dan berbagai benda khas untuk oleh-oleh yang dijual dengan harga sekitar dua euro, atau sekitar 25 ribu rupiah.[esthi]<br />
Sumber Foto : Google</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.alifmagz.com/masjid-roma-masjid-terbesar-di-eropa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berkunjung ke Museum Ibrahim Pasha, Istambul</title>
		<link>http://www.alifmagz.com/berkunjung-ke-museum-ibrahim-pasha-istambul/</link>
		<comments>http://www.alifmagz.com/berkunjung-ke-museum-ibrahim-pasha-istambul/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Jun 2010 09:30:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agushery</dc:creator>
				<category><![CDATA[Oase]]></category>
		<category><![CDATA[masjid]]></category>
		<category><![CDATA[museum]]></category>
		<category><![CDATA[turki]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alifmagz.com/wp/?p=9256</guid>
		<description><![CDATA[Berkunjung ke Istambul, Turki, tak lengkap rasanya jika tidak menyinggahi masjid Biru (Blue Mosque). Namun jangan lupa untuk mampir ke museum di dekatnya yang menawarkan berbagai hal yang tak kalah indahnya. Museum Ibrahim Pasha terletak sangat dekat dengan masjid Biru (Blue Mosque) yang sangat terkenal di Istambul, Turki. Tempat ini sangat dikenal oleh turis mancanegara, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berkunjung ke Istambul, Turki, tak lengkap rasanya jika tidak menyinggahi masjid Biru (Blue Mosque).  Namun jangan lupa untuk mampir ke museum di dekatnya yang menawarkan berbagai hal yang tak kalah indahnya.<br />
<a href="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/06/ibrahim-pasha2.jpg"><img src="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/06/ibrahim-pasha2.jpg" alt="" title="ibrahim pasha" width="143" height="107" class="aligncenter size-full wp-image-9257" /></a></p>
<p>Museum Ibrahim Pasha terletak sangat dekat dengan masjid Biru (Blue Mosque) yang sangat terkenal di Istambul, Turki.  Tempat ini sangat dikenal oleh turis mancanegara, sehingga merupakan salah satu pemberhentian ‘wajib’ yang tak henti disinggahi para wisatawan.  Apalagi letaknya yang mudah ditemukan di Sultanahmet square, serta harga karcis masuk yang tidak terlalu mahal.</p>
<p>Nama museum diambil dari nama Ibrahim Pasha, pemilik pertama gedung tersebut.  Ibrahim Pasha adalah Grand Vizier atau perdana menteri dari Sultan Suleyman I.  Ibrahim kecil lahir di Parga dan dijual sebagai budak ke istana Otoman pada usia 6 tahun untuk menemani sultan Suleyman yang kala itu juga masih kanak-kanak.  Persahabatan ini tumbuh, yang kemudian menjadikan Ibrahim Pasha dipromosikan untuk beberapa jabatan ketika beranjak dewasa.</p>
<p>Persahabatan berlangsung terus hingga akhirnya Ibrahim pun memiliki kesempatan menikahi adik sultan Suleyman dan diangkat menjadi perdana menteri.  Sultan menghadiahi pasangan ini istana dimana mereka memakainya pertama kali untuk tempat pesta pernikahan selama 15 hari.  Sayangnya kehadiran Ibrahim tidak disukai istri sang sultan yang cemburu dengan kedekatan mereka.  Sebuah konspirasi akhirnya menyeret Ibrahim Pasha menemui ajal lewat sebuah eksekusi, dan istana miliknya disita oleh negara.</p>
<p>Gedung istana Ibrahim Pasha sendiri konon didirikan pada jaman dinasti Bayezid II (1481-1512).  Namun setelah kematian Ibrahim Pasha yang tragis, istana ini berganti-ganti fungsi menjadi rumah pejabat, barak militer, sekolah, kantor, tempat menjahit sampai penjara.  Tahun 1983 barulah tempat ini dijadikan museum untuk kebudayaan Turki dan benda seni Islam.</p>
<p><a href="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/06/ibrahim-pasha1.bmp"><img src="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/06/ibrahim-pasha1.bmp" alt="" title="ibrahim pasha" class="aligncenter size-full wp-image-9259" /></a></p>
<p>Gedung istana Ibrahim Pasha terletak di salah satu dari tiga halaman besar yang ada disana.  Disain gedung museum ini tetap dipertahankan sejak pertama kali dibuat, dan satu-satunya gedung dari keseluruhan bangunan di tempat itu yang mempertahankan keasliannya.  Di tempat itu juga ada gedung lain yang dijadikan café cantik  dengan pemandangan langsung ke masjid biru, juga gedung-gedung lain penunjang museum.</p>
<p>Ruang utama pada gedung museum menyimpan koleksi keramik cantik, perabotan rumah tangga dan beberapa manuskrip penting dari negeri ini.  Pada ujung pameran terdapat berbagai koleksi karpet tua yang sangat indah, namun masih terawat dengan sangat baik.  Pada tingkat bawah terdapat seksi ethnographic yang menunjukkan bagaimana kehidupan masyarakat Turki dari masa ke masa.  Di tempat ini juga terdapat koleksi kaligrafi dari masa ke masa di Turki, bermula dari abad ke 8.</p>
<p>Selain isinya yang bervariasi dan sangat lengkap, keindahan lain adalah pemandangan masjid Biru dari halaman  gedung istana Ibrahim Pasha, sehingga tak heran jika istana yang kemudian menjadi museum Ibrahim Pasha ini mendapatkan beberapa penghargaan dari Eropa dan Unesco pada tahun 1984 dan 1985, serta menjadi salah satu contoh museum yang menyimpan lebih dari 40 ribu macam benda bersejarah dalam koleksinya.(Esthi)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.alifmagz.com/berkunjung-ke-museum-ibrahim-pasha-istambul/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Masjid Berkubah Emas dari Negara Tetangga</title>
		<link>http://www.alifmagz.com/masjid-berkubah-emas-dari-negara-tetangga/</link>
		<comments>http://www.alifmagz.com/masjid-berkubah-emas-dari-negara-tetangga/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Jun 2010 03:43:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agushery</dc:creator>
				<category><![CDATA[Oase]]></category>
		<category><![CDATA[emas]]></category>
		<category><![CDATA[masjid]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alifmagz.com/wp/?p=9180</guid>
		<description><![CDATA[Ubudiah berarti berserah diri kepada Allah SWT. Nama pemberian Sultan Idris Murshidul ‘Adzam Shah (1887-1916), Sultan ke 28 dari kesultanan Perak, Malaysia pada masjid yang dibuatnya saat ia berada dalam masa penyembuhan dari sakit. Masjid in selesai tahun 1917. Sayangnya Sultan Idris keburu meninggal dunia dan tidak dapat menyaksikan peresmian masjid yang konon membutuhkan biaya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Ubudiah</em> berarti berserah diri kepada Allah SWT.  Nama pemberian Sultan Idris Murshidul ‘Adzam Shah (1887-1916), Sultan ke 28 dari kesultanan Perak, Malaysia pada masjid yang dibuatnya saat ia berada dalam masa penyembuhan dari sakit.  Masjid in selesai tahun 1917.  Sayangnya Sultan Idris keburu meninggal dunia dan tidak dapat menyaksikan peresmian masjid yang konon membutuhkan biaya 189.000 dolar Malaysia, sebuah jumlah yang cukup besar untuk masa itu.<br />
<a href="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/06/masjid-ubudiah.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-9181" title="masjid ubudiah" src="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/06/masjid-ubudiah.jpg" alt="" width="194" height="259" /></a><br />
Masjid Ubudiah yang berdiri di taman rekreasi Bukit Chandan, di kota Kuala Angsar ini terlihat sangat megah, dengan bentuk seperti istana dari dongeng seribu satu malam. Dengan kubah emas  dan menara-menara yang megah, yang menunjukkan bahwa masjid ini merupakan simbol kebanggaan kaum Muslim di Perak.  Padahal pembangunan masjid pernah terhenti di tahun 1913, disebabkan keributan yang ditimbulkan oleh dua gajah yang saling beradu kekuatan.<br />
Kedua gajah tersebut&#8211;milik Sultan dan raja Chulan&#8211;menginjak-injak marmer yang khusus didatangkan dari Italy untuk menjadi alas masjid.  Untungnya keributan tersebut berhasil diredakan, namun marmer Italy yang ada sudah terlanjur hancur berkeping-keping.  Akhirnya terpaksa pembuatan masjid dihentikan untuk sementara waktu sambil menunggu kiriman kembali marmer dari Italy.</p>
<p>Pada tahun 1993, masjid ini direnovasi dengan memperbesar bangunan pada tiap sisinya dan menambahkan ruang untuk staf masjid beserta ruang untuk berwudhu di belakang.  Pembangunan ini membutuhkan waktu 2 tahun.</p>
<p><a href="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/06/masjid-ubudiah1.jpg"><img src="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/06/masjid-ubudiah1-300x224.jpg" alt="masjid ubudiah" title="masjid ubudiah" width="300" height="224" class="aligncenter size-medium wp-image-9184" /></a></p>
<p>Ditahun 2002, Sultan ke 34 dari Perak, Sultan Azlan Shah menginstruksikan renovasi kembali masjid ini.  Tempat shalat diperbaiki dan diberi pendingin ruangan.  Langit-langit diperindah dengan bantuan sekelompok pengrajin dari Uzbekistan.  Semua diperbaiki dan diperindah.  Akhirnya perbaikan masjid yang indah dan megah yang menghabiskan dana sekitar 4,8 juta dolar Malaysia ini dapat diselesaikan pada saat ulang tahun Sultan ke 75.  Masjid yang mampu menampung 2300 umat dalam satu waktu tersebut berdiri megah hingga kini, dan menjadi salah satu masjid kebanggaan Negara Malaysia.</p>
<p>Boks:</p>
<p>Tempat-tempat wisata lain di Perak</p>
<p>Perak adalah salah satu dari 14 negara bagian Malaysia dan yang terbesar kedua di Semenanjung Malaysia.  Ibu kota Perak terletak di Ipoh, sedangkan ibukota kerajaannya berada di Kuala Kangsar.  Perak tidak hanya menyajikan masjid Ubudiah, namun serangkaian tempat wisata lain diantaranya, yaitu:</p>
<p>-	Pulau Pangkor, sebuah pulau kecil di lepas pantai yang menyediakan aktivitas seperti snorkeling.<br />
-	Paviliun Polo Iskandar, sebuah bangunan yang dibuat tahun 1920, di jaman pemerintahan Sultan Iskandar Shah.  Tempat ini dibangun untuk beristirahat Sultan setelah bermain Polo.<br />
-	Istana Kenangan, atau yang dikenal dengan Istana Lembah.  Istana ini dibuat sebagai maoseleum sementara untuk Sultan iskandar shah sebelum Istana Iskandariah selesai dibangun.  Kini tempat ini digunakan untuk museum kesultanan Perak yang menyajikan kisah sejarah dari kesultanan Perak.(esthi)</p>
<p>Sumber Foto : travelmalaysiaguide.com, flickr.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.alifmagz.com/masjid-berkubah-emas-dari-negara-tetangga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

