Artikel Terkini :
Home » This Friday

Tepis Kemustahilan dengan Keyakinan

19 January 2012 This Friday No Comment

Berapa kali kita menolak untuk melakukan sesuatu karena kita merasa hal itu terlalu sulit bahkan mustahil untuk dilakukan? Berapa sering kita menghapus mimpi yang kita miliki karena kita merasa mimpi tersebut tidak masuk akal atau berada terlalu jauh di luar jangkauan kita?

Kemustahilan. Satu kata yang seringkali membatasi kita dalam meraih yang terbaik dalam hidup. Berpegang pada satu kata itu, kita kemudian menutup begitu banyak kemungkinan dan kesempatan yang sebenarnya dapat menghasilkan sesuatu yang luar biasa.

Allah menganugerahi kita potensi yang begitu besar. Dengan kuasanya, Dia juga memungkinkan terkabulnya doa-doa yang rasanya tak mungkin diwujudkan oleh seorang manusia manapun.

Kadang, kita terlalu terfokus pada keterbatasan yang kita miliki, pada kesulitan-kesulitan yang menghambat jalan kita. Kita juga tak jarang terpaku pada standar umum yang berlaku saat ini, pada apa yang ‘normal’-nya bisa terjadi.

Padahal, sesungguhnya dibalik pengetahuan dan indera kita yang terbatas, terdapat berjuta kemungkinan yang tidak terbatas. Kita mungkin tidak dapat melihatnya secara kasat mata. Namun, bila kita percaya, bila kita berani berimajinasi dan meletakkan mimpi kita tanpa terbatasi oleh realita yang ada, maka kita bisa menciptakan realita baru dari berbagai kemungkinan tersebut.

Terlalu banyak bukti yang menunjukkan tercapainya hal-hal yang tadinya dipandang mustahil oleh manusia. Pilihan ada di tangan kita. Apakah kita akan membiarkan kemustahilan menghalangi kita untuk mencapai hal-hal menakjubkan dalam hidup, atau mengabaikan pikiran-pikiran yang menghambat kita dan mencapai semua yang kita impikan.

Success is determined by those whom prove the impossible, possible. (James W. Pence).

Never tell a young person that anything cannot be done. God may have been waiting centuries for someone ignorant enough of the impossible to do that very thing. (G. M. Trevelyan).

It always seems impossible until its done. (Nelson Mandela).

The only place where your dream becomes impossible is in your own thinking. (Robert Schuller).

The majority see the obstacles; the few see the objectives; history records the successes of the latter, while oblivion is the reward of the former. (Alfred Armand Montapert).

Allah swt. berfirman, “Aku mengikuti prasangka hamba-Ku kepada-Ku” (Hadis Qudsi, Riwayat Bukhari). [aca]

  • Share/Bookmark
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Artikel sebelumnya

Tuliskan komentar Anda disini!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Security Code: